Kajian Perbandingan Kaidah Bahasa Indonesia dengan Bahasa Melayu

Oleh : Widyaningrum Kinasih Haryono 

Setiap negara dan juga daerah pasti memiliki ciri khasnya masing-masing, serta identik dengan bahasa yang menjadi ciri pembedanya. Arti dari bahasa sendiri menurut KBBI adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri. Adapun dari itu, arti lain dari bahasa merupakan sebuah ungkapan yang bermaksud untuk menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Pembicara berarti pendengar atau lawan bicaranya dapat memahami dan memahami melalui bahasa yang diungkapkan.

Negara Republik Indonesia kita ini sudah pasti mempunyai bahasa resmi yaitu bahasa persatuan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan salah satu dari beberapa varietas bahasa Melayu. Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu adalah dua bentuk standar Bahasa Melayu modern (setelah Perang Dunia II). Selain itu, Brunei juga menggunakan format standar lainnya. Namun, karena jumlah penutur yang sedikit, bentuk perkembangan ini menjadi tidak terlalu penting. Artikel ini mencoba untuk menunjukkan perbedaan antara dua format standar utama, meskipun pengejaan dan terminologi selalu di bawah koordinasi Brunei Darussalam-Dewan Bahasa Indonesia-Malaysia (MABBIM).

Menurut hasil survei, bahasa Melayu berasal dari bahasa utama di Asia Benua Asia adalah tanah leluhur bangsa Melayu. Meski sudah ada beberapa penelitian tentang asal-usul orang Melayu, Namun, konsensus ahli belum tercapai. Status tampilan pertama Orang Melayu berasal dari Utara (Asia Tengah), pandangan ini Orang kedua mengatakan bahwa orang Melayu memang hidup Kepulauan atau Kepulauan Melayu.

Perbedaan antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia adalah Bahasa Indonesia memiliki lebih banyak kata yang berasal dari Bahasa Jawa dan Bahasa Belanda, meskipun Bahasa Indonesia sebagian besar didasarkan pada Bahasa Melayu Riau. Contohnya, "bercakap" di Malaysia digunakan di Indonesia Disebut "bercakap-cakap". Adapun perbedaan dari bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu yang lainnya yaitu sama kata atau artinya tetapi beda huruf. Contohnya, “bas” dalam bahasa Malaysia dipakai di Indonesia disebut “bus” yang sama memiliki arti yang sama yaitu alat transportasi beroda empat.

Kedua bahasa tersebut didasarkan pada bahasa yang sama, yaitu Melayu. Berdasarkan perkembangan sejarah, era penjajahan Belanda Indonesia dan Inggris menguasai Malaysia. Karena itu, dua bahasa ini di Indonesia dan Malaysia dikembangkan menjadi bahasa Melayu. Bahasa Melayu memiliki banyak kata dalam bahasa Inggris, sedangkan bahasa Indonesia terutama berasal dari bahasa Belanda dan Jawa.

Demikian artikel mengenai kajian perbandingan bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu, semoga apa yang telah dikaji dapat menjadi acuan untuk mengembangkan inspirasi pembaca. Sekian dan terima kasih.

Comments